TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -Merasa di rugikan oleh oknum pihak perusahaan perkebunan lantaran kebun yang terbakar berhektare-hektare, sejumlah warga Dusun Sabung Sitanggak, Desa Sabung Kecamatan Subah Kabupaten Sambas polisikan pembakar lahan ke Polres Sambas, Senin (25/8/2014).
Warga yang terdiri dari Ali Darsono (50) yang datang bersama menantunya Yosep (42), Imran (43), dan Norman yang diwakilkan Budi terpaksa mengambil langkah ini lantaran pihak perusahaan yang dimiliki DW kendati sudah dilakukan negosiasi, namun tidak mau bertanggung jawab atas ulahnya yang dinilai sengaja membuka lahan dengan cara membakar dan merembet ke lahan warga lainnya.
"Kalau prakteknya orang ini membuka kebun selalu dibakar, kami tidak tahu mereka punya perusahaan atau tidak, tetapi mereka punya CV Berkah Mandiri pemiliknya asal Sumatera, "ungkap Yosep kepada wartawan, Senin (25/8/2014).
Yosep bersama warga lainnya memaparkan kronologis kejadian yakni pada tanggal 24 Juni 2014 lalu sekira pukul 17.00 WIB sore mereka sudah melihat api membumbung di lahan mereka yang ditanami karet dan sawit.
"Besoknya, 25 Juni, saya telepon kades untuk membicarakan hal ini, sehingga pihak PT diwakilkan Suritno mengadakan pertemuan dirumah saya. Dalam pertemuan tersebut pihak perusahaan ini mengaku bersalah dan meminta maaf sekaligus meminta penyelesaian secara kekeluargaan," imbuh Yosep.
"Kita mengiyakan, akhirnya disepakati, pada tanggal 29 Juni, kita cek ke kebun yang dibakar," tukasnya.
No comments:
Post a Comment